About Us

Profil CECT

CECT (Center for Entrepreneurship, Change and Third Sector) Universitas Trisakti (d/h Center for Entrepreneurship, Cooperative, and Third Sector) adalah Pusat Penelitian Kewirausahaan, Perubahan dan Sektor Ketiga di bawah naungan Sekolah Pascasarjana Universitas Trisakti.

CECT merupakan think-tank Program Magister Manajemen konsentrasi Corporate Social Responsibility (MM-CSR) dan Community Enterprise (MM-CE) Universitas Trisakti. Peran utama CECT adalah mengembangkan proses belajar-mengajar, melakukan riset studi kasus CSR di perusahaan, menyelenggarakan pelatihan, mendatangkan praktisi dari sektor swasta, pemerintah dan sektor ketiga, serta mengundang pembicara dan pengajar ahli di bidang CSR dari luar negeri.

Aktivitas CECT menyerupai social enterprise dengan menerapkan tanggung jawab sosial, di antaranya:
• Menyediakan beasiswa melalui CECT Fellowship.
• Membuka kesempatan kepada mitra CECT untuk menerapkan tanggung jawab sosial.

Sebagian besar penelitian CECT dilakukan melalui kemitraan dengan lembaga terpercaya lainnya karena CECT meyakini manfaat dan pentingnya menjalin kolaborasi dan kerja sama. Melalui kolaborasi dan kerja sama ini berarti para mitra turut berpartisipasi terhadap pengembangan Program MM-CSR dan MM-CE Universitas Trisakti dan berkontribusi pada pemberian beasiswa bagi mahasiswa peserta program.

Visi

Berkontribusi terhadap pembangunan dan kesejahteraan Indonesia dalam bidang tanggung jawab sosial (Social Responsibility) dan Community Entrepreneurship.

Misi

1. Melakukan penelitian dengan fokus pada kasus yang menggabungkan kearifan lokal.
2. Memberikan pelatihan berkualitas sesuai standar internasional.
3. Menyebarluaskan hasil penelitian.
4. Berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk mencapai dampak yang lebih besar.
5. Memberi jasa konsultasi yang dapat dipercaya. 

Pendanaan

Penelitian dan pelatihan yang dilakukan CECT didanai oleh Universitas Trisakti dan Ford Foundation. Selain itu, CECT juga menghasilkan pendapatan dari jasa pelatihan. 

Sejarah

CECT didirikan tahun 2001 dan disahkan dengan Keputusan Rektor pada Oktober 2002. Lembaga penelitian ini berdiri sebagai kelanjutan dari kolaborasi penelitian antara Universitas Trisakti dan University of Technology, Sydney (UTS), untuk Jaringan Filantropi Asia Pasifik (APPIN) yang didanai Ford Foundation pada Januari 2001. Fokus penelitian APPIN ini pada organisasi sektor ketiga (OST) dan filantropi di Indonesia. Bertindak sebagai koordinator penelitian kolaborasi di Pascasarjana Universitas Trisakti adalah Maria R Nindita Radyati, PhD dan supervisi dilakukan oleh Rektor Universitas Trisakti Prof. Dr. Thoby Mutis (lihat: www.asianphilanthropy.org).

Penelitian CECT berikutnya, yaitu mengenai Tata Kelola Sektor Ketiga di Asia untuk Akuntabilitas dan Kinerja juga didanai oleh Ford Fondation di bawah koordinasi Dr Samiul Hasan dari University of Technology, Sydney (UTS). Penelitian ini merupakan kolaborasi enam negara, yaitu India, Vietnam, Thailand, Cina, Filipina, dan Indonesia.

Pada proyek ini CECT meneliti 100 organisasi sektor ketiga (OST), seperti LSM dan koperasi, serta mewawancarai 41 tokoh OST. Tujuan utama penelitian ini untuk menyelidiki perbedaan gaya tatakelola di Indonesia dan praktik tatakelola pada OST di Indonesia. Laporan hasil penelitian dari keenam negara diterbitkan oleh Springer Publications pada 2007, sedangkan khusus laporan Indonesia diterbitkan oleh Gramedia.

CECT melakukan pelatihan bagi pengurus dan anggota Koperasi Tanggung-Renteng. Koperasi ini merupakan koperasi simpan pinjam tradisional yang dikelola oleh perempuan di Jawa Timur. Pelatihan ini meliputi manajemen SDM, pelayanan, pemasaran, dan keuangan,serta motivasi dan kewirausahaan. CECT-pun menyusun laporan tentang profil dan sejarah koperasi.

CECT juga menggelar seminar dan diskusi tingkat nasional dan internasional tentang tatakelola untuk OST, corporate social responsibility (CSR) dan peran OST, serta tatakelola untuk koperasi kredit. Selai itu, CECT juga menjadi tuan rumah pertemuan Asia’s TSO Governance Research Project pada 2004.

Anggota tim CECT secara teratur mengikuti pelatihan demi menjaga dan meningkatkan kualitas penelitian dan pengajaran. Sesi pelatihan mengenai tanggung jawab sosial perusahan antara lain diberikan oleh Prof. Benjamin Bagadion PhD dari Asian Management (AIM) Filipina, Metode Penelitian Sosial dari Dr. Samiul Hasan dari UTS dan Tatakelola Organisasi Sektor Ketiga disampaikan oleh Direktur Program CECT Maria R Nindita Radyati PhD.

Aktivitas

CECT melakukan beragam penelitian dan pelatihan di bidang tanggung jawab sosial (social responsibility) dan community entrepreneurship, kewirausahaan, manajemen perubahan, dan tata kelola serta isu organisasi sektor ketiga (OST).

Profil Direktur CECT

CECT sebagai pusat riset dipimpin oleh Maria R Nindita Radyati PhD sebagai Direktur, dibantu anggota tim dari pengajar di Universitas Trisakti yang memiliki pengalaman mengajar dan penelitian lebih dari 10 tahun.

Maria Rosaline Nindita Radyati meraih gelar PhD di bidang manajemen dari University of Technology, Sydney (UTS), Magister Ekonomi dari Universitas Indonesia dan Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti. Maria Nindita telah menjadi dosen di Univesitas Trisakti sejak 1990 dan memimpin CECT mulai 2000. Perkembangan CECT tak bisa dilepaskan dari perannya. Pada tahun 2007 contohnya, CECT berhasil mendapat grant dari Ford Fondation untuk progam Business for Social Responsibility yang mendorong lahirnya Program Magister Manajemen konsentrasi Corporate Social Responsibility (MM-CSR) Universitas Trisakti. Selain memimpin CECT, Maria Nindita saat ini juga menjadi Koordinator Program MM-CSR yang merupakan pendidikan S2 dengan konsentrasi CSR pertama di Indonesia.

Sebagai peneliti, Maria Nindita aktif dalam penelitian di bidang CSR, social entrepreneurship, dan governance serta kerap menjadi nara sumber pada berbagai seminar, pelatihan dan workshop di dalam maupun luar negeri. Penelitian internasional bekerja sama dengan Ford Fondation yang pernah dipimpinnya antara lain bertema Indonesia’s Third Sector Governance for Accountability and Performance sepanjang 2003 hingga 2006, dan Philanthropy and Third Sector Organisation in Indonesia pada 2001 sampai 2002. Sedangkan presentasi pada seminar internasioanal di antaranya bertema Governance and Performance in Third Sector Organisations in Indonesia yang disampaikan dalam 7th International Conference of the International Society for Third-Sector Research (ISTR) di Bangkok, Thailand tahun 2005.

Hasil penelitian Maria Nindita diterbitkan dalam beberapa buku, antara lain berjudul Third Sector Organisation Governance in Indonesia: Regulations, Initiatives and Models, in Comparative Third Sector Governance in Asia: Structure, Process, and Political Economy yang diterbitkan Springer, New York. Beberapa buku lainnya diterbitkan penerbit Indonesia, misalnya CSR untuk Pemberdayaan Ekonomi Lokal yang diterbitkan Indonesia Business Links (IBL).

Hingga tahun 2010 ini beberapa penelitian internasional tengah dilakukan Maria Nindita bersama British Council Indonesia. Di antaranya mengenai pengembangan pendidikan social entrepreneurship melalui Program UK-Indonesia Partnership Funding.

Beragam pelatihan internasional pernah diikuti Maria Nindita. Di antaranya Leadership Program di MIT Sloan School Boston, Amerika, pada Maret 2010 (United in Diversity-Innovative Dynamic Education and Action for Sustainability/UID-IDEAS, Indonesia Fellow 2.0). Di Swedia pada Agustus 2009 ia mengikuti ISIS Academy Master Class in Sustainability Agentry. Sedangkan di Chiang Mai, Cina, sosok yang akrab dipanggil Nita ini mengikuti AtKisson Accelerator Tools Training pada 2007.